Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit pada Tikus (Rattus sp.) serta Potensi Penularan Penyakit Zoonosis di Pelabuhan Panjang Kota Bandar Lampung
Abstract
Pelabuhan merupakan salah satu lingkungan berisiko tinggi terhadap keberadaan tikus dan ektoparasit yang berpotensi menularkan penyakit zoonosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tikus (Rattus sp.), jenis ektoparasit yang menginfestasi tikus, menganalisis prevalensi ektoparasit, serta potensi penularan penyakit zoonosis di kawasan Pelabuhan Panjang Kota Bandar Lampung. Penelitian dilaksanakan pada 6–9 November 2025 dengan menggunakan metode survei dengan teknik penangkapan tikus menggunakan live trap yang dipasang pada delapan titik lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 96 perangkap yang dipasang diperoleh 8 ekor tikus yang terdiri dari 5 ekor Rattus norvegicus dan 3 ekor Rattus tanezumi. Ektoparasit yang teridentifikasi meliputi Ixodes sp., Polyplax spinulosa, Laelaps nuttalli, dan Xenopsylla cheopis, dengan total 14 individu ektoparasit. Prevalensi Rattus norvegicus sebesar 100% termasuk kategori infestasi sangat parah, sedangkan Rattus tanezumi memiliki prevalensi 33,3% yang termasuk kategori infestasi biasa. Hal ini menunjukan Rattus norvegicus berpotensi sebagai sumber penularan penyakit zoonosis di lingkungan Pelabuhan Panjang, terutama pada area operasional yang memiliki intensitas interaksi tinggi antara manusia dan lingkungan pelabuhan.
Fields of Study & Subjects
Yersinia bacterium
plague
ectoparasites research
Zoonotic diseases and public health
Vector-borne infectious diseases
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 2 February 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis