HUBUNGAN PENINGKATAN LEUKOSIT DENGAN LAMA KETUBAN PECAH DINI PADA IBU DENGAN PERSALINAN PREMATUR DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2021-2024
Abstract
Pendahuluan: Ketuban pecah dini (KPD) merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berperan penting terhadap terjadinya persalinan prematur dan meningkatkan risiko morbiditas serta mortalitas neonatal. KPD dapat menyebabkan terjadinya infeksi intrauterin yang ditandai dengan peningkatan jumlah leukosit sebagai respons inflamasi tubuh. Leukositosis pada ibu hamil diduga berperan dalam memicu kontraksi uterus sehingga mempercepat terjadinya persalinan prematur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peningkatan leukosit dengan kejadian persalinan prematur pada ibu dengan ketuban pecah dini di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2021–2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional) menggunakan data retrospektif dari rekam medis. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin dengan ketuban pecah dini, dengan sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen adalah peningkatan kadar leukosit, sedangkan variabel dependen adalah kejadian persalinan prematur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu dengan KPD berada pada usia 20– 35 tahun dan mayoritas mengalami persalinan prematur. Sebagian ibu dengan KPD mengalami peningkatan kadar leukosit (>15.000/µL). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara peningkatan leukosit dengan lama ketuban pecah dini (p
Fields of Study & Subjects
Preterm Birth and Chorioamnionitis
Maternal and Perinatal Health Interventions
Neonatal and Maternal Infections
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 29 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis