IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN PEMODELAN DAN ANALISIS ANOMALI MAGNETIK PADA CEKUNGAN WAIPOGA, DAERAH PERAIRAN YAPEN, PAPUA
Abstract
Penelitian ini mengidentifikasi distribusi anomali magnetik dan memodelkan struktur bawah permukaan Cekungan Waipoga (perairan Yapen, Papua) untuk menilai karakter geologi dan potensi cekungan sedimen. Data marine magnetic yang telah dikoreksi (diurnal, IGRF) diproses menggunakan Surfer dan Geosoft Oasis Montaj; pemodelan inversi 3-D dilakukan dengan ZondGM3D. Analisis mencakup peta medan total, Reduction to the Pole (RTP), upward continuation, pemisahan regional–residual, serta derivatif spasial (FHD & SVD) untuk menandai zonasi struktural. Hasil menunjukkan nilai AMT berkisar 42,0 nT sampai −234,5 nT; regional 16,6 nT sampai −222,2 nT; residual 16,4 nT sampai −24,6 nT. Pola anomali memanjang berarah SW–NE dengan pola bermagnetisasi tinggi dan rendah. Model 3-D menampilkan zona anomali rendah pada kedalaman 150–400 m (Model 1: UTM 600000–607000; Model 2: UTM 618000–622000) dengan kinematika patahan beragam (normal, reverse, strike-slip) dan pengaruh struktural hingga 400 m. Interpretasi menunjukkan sistem patahan termasuk patahan yang mengontrol pembentukan cekungan; terdapat indikasi perangkap berbasis sesar, dan seal berupa marine shale. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan dilakukan integrasi data magnetik dengan metode geofisika lain serta kajian geologi regional guna memperkuat interpretasi dan meminimalkan ambiguitas model bawah permukaan. Kata kunci: Anomali Magnetik; Inversi 3-D; Cekungan Waipoga; Data marine magnetic.
Fields of Study & Subjects
Geophysical and Geoelectrical Methods
Geological and Geophysical Studies
Geophysical Methods and Applications
Publication details
- Journal / source
- Digilib Repository Unila (Lampung University)
- Publication date
- 28 January 2026
- Language
- ID
- Document type
- Thesis