Hubungan Karakteristik Demografi Dengan Tingkat Stres Pada Pasien Sindrom Dispepsia Usia Produktif Di Rumah Sakit Universitas Andalas

Authors: Annisa Annisa
Cited by: 0

Abstract

Sindrom dispepsia adalah kumpulan gejala saluran cerna yang banyak terjadi pada kelompok usia produktif dan dipengaruhi oleh kondisi psikologis seperti stres. Karakteristik demografi turut berkontribusi dalam membentuk kerentanan seseorang terhadap stres sehingga memengaruhi gejala dispepsia yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik demografi dengan tingkat stres pada pasien sindrom dispepsia usia produktif di Rumah Sakit Universitas Andalas. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapat melalui wawancara kuesioner DASS-42 untuk mengetahui tingkat stres responden. Penelitian dilakukan pada 74 orang penderita sindrom dispepsia di Rumah Sakit Universitas Andalas pada bulan Juli 2025 - Januari 2026. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 17- 25 tahun, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan menengah, tidak bekerja, status ekonomi di bawah UMP, dan berstatus kawin. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, status ekonomi, dan status perkawinan dengan tingkat stres (p>0,05) pada pasien sindrom dispepsia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara karakteristik demografi dengan tingkat stres pada pasien sindrom dispepsia usiaproduktif di Rumah Sakit Universitas Andalas.

Fields of Study & Subjects

Gastrointestinal motility and disorders Health and Well-being Studies Psychosomatic Disorders and Their Treatments

Publication details

Journal / source
Andalas University eThesis (Andalas University)
Publication date
14 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis