Sebaran Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) di Perairan Pesisir Anyer hingga Panimbang, Provinsi Banten

Authors: Cahyanti Aryani
Cited by: 0

Abstract

Wilayah pesisir Anyer hingga Panimbang, Provinsi Banten, berpotensi tercemar logam berat timbal (Pb) dan kadmium (Cd) yang berasal dari aktivitas industri aki dan baterai, peleburan logam, penggunaan cat dan pigmen, galangan kapal, industri pelapisan logam, pupuk fosfat, serta industri plastik di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola sebaran spasial dan temporal Pb dan Cd pada perairan pesisir Anyer hingga Panimbang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial. Pengolahan dan penyajian data dilakukan menggunakan perangkat lunak pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara spasial konsentrasi Pb tertinggi teridentifikasi di perairan Pantai Laguna dan Teluk Lada, sedangkan konsentrasi Cd tertinggi ditemukan di perairan Pantai Kosambi dan sekitar PLTU Labuan. Secara temporal, konsentrasi Pb cenderung menurun selama periode 2023–2025, sementara konsentrasi Cd meningkat pada tahun 2024 sebelum kembali menurun pada tahun 2025. Konsentrasi Pb pada umumnya masih memenuhi baku mutu air laut (≤0,008 mg/L), sedangkan Cd pada beberapa lokasi sedikit melampaui ambang batas (0,001 mg/L) berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021. Kondisi ini menunjukkan bahwa perairan pesisir Anyer–Panimbang masih optimal untuk mendukung biota perairan dan kegiatan budidaya, namun pemantauan kualitas perairan secara berkelanjutan tetap diperlukan untuk mengantisipasi perubahan konsentrasi logam berat di masa mendatang.

Fields of Study & Subjects

Heavy metals in environment Heavy Metal Pollution Remediation Water Quality and Pollution Assessment

Publication details

Journal / source
Digilib Repository Unila (Lampung University)
Publication date
20 January 2026
Language
ID
Document type
Thesis